“Monumen Linggaratu Kujang Papasangan: Simbol Perjuangan dan Identitas Daerah yang Menginspirasi”.

Sumedang, Jawa Barat –  SILIWANGINEWS.NET ======== Monumen Linggaratu Kujang Papasangan di Desa SIRNAMULYA,  Kecamatan Sumedang Utara , Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berdiri megah sebagai simbol perjuangan dan identitas daerah. Monumen ini menjadi saksi bisu peristiwa-peristiwa penting yang membentuk identitas masyarakat Sumedang dan mengingatkan kita pada sejarah yang telah lalu.

Menurut Martika Edison, Pemimpin Redaksi Siliwangi News, monumen ini memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat Sumedang. “Monumen Linggaratu Kujang Papasangan adalah simbol perjuangan dan identitas daerah yang menginspirasi kita untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan keadilan,” kata Martika Edison dalam wawancara eksklusif.

Pengkibaran bendera Merah Putih Sepanjang O80 Meter ini di dukung oleh Presiden RI , Prabowo Subianto melalui Mensekneg ini akan terus di lakukan sampai ke 80 Gunung di Indonesia.

Bendera Monumen Perjuangan Bangsal berkibar  di monumen ini mengobarkan semangat dan jiwa perjuangan masyarakat Sumedang. “Masyarakat Sumedang memiliki keberanian dan tekad yang kuat untuk berjuang demi kemerdekaan dan keadilan,” tambah Martika Edison.

KEGIATAN ini dalam rangka mengelorakan semangat HUT KEMERDEKAAN RI ke 80 dengan mengkibar bendera Merah Putih Sepanjang O80 Meter di Monumen Linggaratu Kujang Papasangan ini dengan Pembina Upacara Bapak Ayuh Camat Sumedang Utara, dan Komandan Upacara Serka Irwan Babinsa Desa Sirnamulya, serta di Hadiri Oleh Kades Sirnamulya, bapak Rudi Bhabinkamtibmas Desa Sirnamulya, Pelajar SD Negeri Sirnamulya,serta Perangkat Kecamatan Sumedang Utara dan Desa Sirnamulya,  Abah Alam Pemangku Adat Sunda, Kamaludin SH, ketua PAKSI ( Paguyuban Advokat Sunda Indonesia),  Dr.Drs.iwa kuswaeri.M.M,
Ketua DKS (Dewan Kebudayaan Sumedang) , Pendamping desa Sirnamulya, Ambu Bintang , Ajar,.Sakola Budaya Kalacakra. Dedi Pemimpin Umum Media Warta Update, Martika Edison Komandan Tim Ekspedisi Siliwangi Cinta Alam Indonesia/  Siliwangnews Ekspedisi Merah Putih Indonesia Maju ke 80 Gunung Indonesia , Boni Iten Budaya Sunda , Teh Rini, Ian, Dicky,  serta Tokoh Budaya di Sumedang,

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 80 tahun Kawargian Abah Alam dan Muspika kecamatan Sumedang Utara bertempat di Tugu Lingga Ratu Monumen Kujang Papasangan ,Desa Sirnamulya kec.Sumedang Utara ( Kutamaya ), kabupaten Sumedang pada hari Senin, 25 Agustus 2025.

Monumen ini menjadi tempat yang sangat penting untuk mengenang dan menghormati perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan dan keadilan. “Kita dapat memahami dan mengapresiasi identitas daerah dan keberagaman budaya yang membentuk kita menjadi bangsa yang kuat dan bersatu,” kata Abah Alam.

Dengan demikian, Monumen Linggaratu Kujang Papasangan menjadi simbol penting dalam memperingati sejarah perjuangan bangsa Indonesia dan menginspirasi generasi muda untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan.

*Kegiatan di Monumen Linggaratu Kujang Papasangan:*

– *Upacara Peringatan*: Monumen ini menjadi tempat upacara peringatan peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
– *Kegiatan Edukasi*: Monumen ini juga menjadi tempat kegiatan edukasi bagi generasi muda tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia dan nilai-nilai kebangsaan.
– *Penghormatan*: Monumen ini menjadi tempat penghormatan bagi para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan dan keadilan.

Dengan semangat para peserta acara tersebut dihadiri banyak pihak diantaranya ; Abah alam dari Kawargian Abah alam , bapak .Ayuh camat Kutamaya, Babinsa , muspika kecamatan , Bapak Lurah Sirnamulya , para pelajar sekolah SD negeri Sirnamulya beserta bapak/ ibu guru , tokoh seni budaya dan para masyarakat setempat.

Para peserta upacara pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 80 Meter tersebut  menindak lanjuti acara yang sudah dilaksanakan oleh team ekspedisi merah putih yang digagas dan di pimpin  oleh Abah Alam bersama Bapak Martika Edison yang dilaksanakan atau direncanakan dibentangkan di 80 gunung atau tempat yang bersejarah dan sakral di seluruh Indonesia , dengan dimulainya pada saat tanggal 17 Agustus 2025 bertempat di gunung Bohong ( Brigif 15 Kujang II Siliwangi Cimahi ) dan batu ampar geopark Galunggung Kabupaten Tasikmalaya.

Dengan suka cita serta semangat para peserta mengikuti upacara tersebut dengan tertib , dan dalam sambutanya bapak camat Ayuh mengatakan berharap acara upacara ini akan digelar setiap tahun dan di ikuti lebih banyak peserta dan para pihak terkait lainya , karena semua ini bertujuan agar para generasi muda atau masyarakat selalu mengingat pengorbanan para Pahlawan demi membela tanah air Indonesia dengan mengorbankan Jiwa raga dan tanpa pamrih .

 

Pada Hari Senin 25 Agustus 2025 juga di Laksanakan Pembentangan Bendera Merah Putih Sepanjang O80 meter di Kraton Sumedang Larang bersama Keluarga Besar Kraton Sumedang Larang serta Undangan pada acara JAMASAN DAN KIRAB PUSAKA KRATON SUMEDANG LARANG

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hans / Martika Edison Siliwangi News.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan